Ayo mari kita berterimakasih! <3
Hari-hari berlalu begitu cepat bukan? Saya sih merasakannya seperti itu. Banyak waktu yang terlewat begitu saja tanpa ada makna tertentu. Salah satunya, saya sering kali merasa tidak puas dengan pencapaian yang sudah saya capai saat ini. Kadang apa yang saya capai lalu terasa tidak bermakna seketika. Katanya sih untuk meraih kesuksesan tentu saja kita butuh rasa tidak puas untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi. Namun, apakah benar begitu untuk mencapai kesuksesan? Awalnya saya berpikir demikian tentunya. Namun, belakangan saya berpikir prinsip yang diajarkan banyak “quote” untuk tidak cepat berpuas diri terhadap prestasi kadang menuntun kita ke arah tidak bersyukur dan sombong. Coba saja lihat kasus ini ya!
“Ada sekumpulan mahasiswa yang sedang berkumpul. Mereka mahasiswa berprestasi, tentu dengan nilai yang memuaskan. Setiap mereka punya target tertentu, pasti mereka mendapatkan target nilai tersebut. Mereka sudah terbiasa mendapatkan nilai-nilai yang baik dalam setiap mata kuliah. Tentu saja mereka merupakan kumpulan adalah pribadi-pribadi yang luar biasa. Rajin, pintar, dan ambisius. Suatu saat mereka sedang meributkan beberapa nilai yang membuat mereka tidak puas. Lalu, beberapa mahasiswa yang sebut saja kurang berprestasi mendengar keluhan mahasiswa berprestasi, nilai yang mereka dapatkan padahal masih jauh lebih baik dari pada sekumpulan mahasiswa kurang berprestasi ini. “
Bagaimana menurut kalian dari contoh pendek tersebut? Mahasiswa yang berprestasi ini tentu merasa usahanya patut mendapat nilai sesuai dengan targetnya bukan? Bukankah itu seperti kita. Terkadang, kita sering melakukan sesuatu yang sudah kita anggap baik, namun kita kecewa saat mendapatkan hasilnya. Kita merasa sudah melakukan yang sesuai untuk mendapatkan pencapaian tertentu. Ketika kita tidak berhasil mencapai suatu pencapaian tertentu, kita terlampau kecewa dan mengeluh. Padahal banyak orang di luar begitu banyak yang tidak bisa mencapai titik kita tersebut. Ketika berhasil, rasa bahagianya hanya seketika lalu hilang entah ke mana? Pernah berpikir mengapa ada kegagalan dalam hidup? Bukan.. Bukan itu pertanyaan sebenarnya! Pertanyaan sebenarnya adalah apakah kamu tahu indahnya rasanya berhasil dalam mencapai sesuatu ketika kamu tidak tahu rasa sakitnya gagal dalam meraih sesuatu?
Apapun, hari ini… Besok… Lusa… Minggu depan.. Tahun depan.. Kapanpun, saya belajar untuk belajar terus bersyukur, untuk setiap pencapaian dalam hidup. Saya belajar akan bahagia dengan setiap karunia dalam mencapai suatu target bahkan ketika saya gagal dalam mencapai target tertentu lalu berusaha untuk semakin baik setiap harinya. Lagi pula ya, saya tidak mau cepat tua karena berpikir negatif :)
Tuhan memberkati <3




